Iklans

17 Nov
Tips dan Trik, Digital Marketing, Periklanan
47 views
0 Comments

Cara Memperbaiki Iklan yang Tidak Mendapatkan Impression

#Iklans – #Cara Memperbaiki Iklan yang Tidak Mendapatkan #Impression – Dalam dunia #periklanan digital di platform seperti #Facebook Ads, #Google Ads, #TikTok Ads, maupun #Instagram Ads, salah satu masalah paling umum sekaligus paling membingungkan adalah iklan tidak mendapatkan impression. Artinya, #iklan Anda sama sekali tidak ditampilkan ke pengguna, sehingga tidak ada klik, #engagement, ataupun konversi. Kondisi ini sangat merugikan, terutama bila Anda sudah membuat konten iklan dengan baik, melakukan riset audiens, dan menyiapkan strategi #kampanye.

Baca Juga: Tips Menggabungkan Data & Kreativitas untuk Iklan yang Lebih Efektif

Namun tenang—masalah ini sebenarnya sangat umum terjadi dan dapat diperbaiki dengan cepat jika Anda mengetahui penyebabnya. Artikel berikut membahas secara lengkap faktor-faktor yang membuat iklan tidak mendapatkan impression serta solusi paling efektif untuk mengatasinya.

Cara Memperbaiki Iklan yang Tidak Mendapatkan Impression

1. Status Iklan Belum Aktif atau Masih Dalam Review

Hal pertama yang wajib diperiksa adalah status iklan Anda. Banyak pengiklan ternyata tidak menyadari bahwa:

  • Iklan masih dalam status review
  • Iklan berada pada status draft
  • Iklan ditolak
  • Atau adset/campaign off

Jika status iklan bukan Active atau Eligible, maka impression tidak akan muncul sama sekali.

Cara memperbaikinya:

  • Pastikan campaign, adset, dan ad semuanya ON.
  • Jika status In Review, tunggu 30 menit – 24 jam.
  • Jika Rejected, baca alasan penolakan dan revisi iklan sesuai kebijakan.
  • Ajukan request review jika Anda yakin iklan seharusnya disetujui.

Catatan:
Kebijakan iklan tiap platform berbeda. Facebook dikenal ketat pada topik sensitif (kesehatan, keuangan, politik), sementara Google lebih ketat pada klaim berlebihan.

2. Budget Terlalu Rendah atau Tidak Kompetitif

Setiap platform iklan menggunakan sistem lelang (auction). Artinya, iklan Anda harus bersaing dengan iklan lain untuk mendapatkan ruang tayang. Jika budget terlalu rendah, sistem menganggap iklan Anda tidak cukup kompetitif dan akhirnya tidak menayangkannya.

Tanda-tanda budget terlalu kecil:

  • Tidak ada impression sama sekali.
  • Status “Learning Limited” (khusus Facebook Ads).
  • Peringatan “Low budget”.
  • Cost per result sangat tinggi.

Cara memperbaikinya:

  • Tingkatkan anggaran minimal:
    • Facebook Ads: Rp20.000 – Rp50.000 per hari per adset.
    • Google Search Ads: Rp30.000 – Rp50.000 per hari.
    • TikTok Ads: Minimal sekitar Rp100.000 per hari untuk performa optimal.
  • Jika menggunakan manual bidding, naikkan bid 20–50%.
  • Jika menggunakan automated bidding, pertimbangkan menggunakan “Maximize Clicks” atau “Maximize Conversions”.

Semakin kompetitif industri Anda, semakin besar bid yang diperlukan.

3. Audiens Terlalu Sempit

Targeting yang terlalu sempit adalah salah satu penyebab iklan tidak mendapatkan impression. Misalnya, Anda menargetkan:

  • lokasi kecil (satu kecamatan)
  • usia sangat sempit (18–20 tahun)
  • interest terlalu spesifik atau terlalu sedikit
  • layering (harus A + B + C + D) terlalu banyak

Platform akan kesulitan menemukan pengguna yang cocok, sehingga iklan tidak tayang.

Cara memperbaikinya:

  • Perluas rentang umur.
  • Tambahkan lebih banyak interest.
  • Hindari layering terlalu banyak.
  • Gunakan Advantage Detailed Targeting (Facebook).
  • Di Google, kombinasikan broad match dengan smart bidding.

Sebaiknya audiens minimal puluhan ribu hingga jutaan pengguna, tergantung jenis kampanye.

Baca Juga: Trik Menulis Deskripsi Produk Agar Meningkatkan Kepercayaan Pembeli

4. Penjadwalan Iklan Tidak Tepat

Kesalahan pengaturan jadwal sering terjadi, misalnya:

  • tanggal mulai dijadwalkan besok
  • jam tayang dibatasi pada jam tertentu
  • ada kesalahan zona waktu
  • campaign dijadwalkan run pada waktu yang sangat sempit

Jika waktu penayangan sangat terbatas, platform tidak punya ruang untuk menayangkan iklan Anda.

Cara memperbaikinya:

  • Cek kembali tanggal mulai dan berakhir.
  • Gunakan jadwal 24 jam jika masih testing.
  • Atur timezone yang benar.
  • Hindari penjadwalan jam terbatas pada kampanye baru.

5. Placement Terlalu Terbatas

Jika Anda hanya memilih satu penempatan (misalnya hanya Instagram Feed), maka ruang untuk menampilkan iklan jadi sangat sedikit.

Cara memperbaikinya:

  • Gunakan Automatic Placement (Facebook).
  • Di Google Display, aktifkan “Optimized targeting”.
  • Di TikTok Ads, biarkan semua placement aktif.

Placement luas membantu algoritma menemukan peluang tayang yang lebih banyak.

6. Masalah Pada Pembayaran (Billing)

Masalah pembayaran adalah penyebab klasik yang membuat iklan berhenti tayang tanpa disadari. Misalnya:

  • kartu kredit ditolak
  • saldo habis
  • pembayaran tertunda
  • limit belanja harian tercapai

Cara memperbaikinya:

  • Cek bagian Billing atau Payment Setting.
  • Tambahkan metode pembayaran cadangan.
  • Lunasi tagihan yang outstanding.
  • Jika menggunakan PayLater atau e-wallet, pastikan saldo mencukupi.

7. Iklan Kalah di Auction Karena Kualitas Rendah

Sistem lelang tidak hanya mempertimbangkan bid, tetapi juga kualitas iklan (relevance score, expected CTR, dan pengalaman landing page).

Jika kualitas rendah, iklan bisa “kalah” sebelum sempat tayang.

Cara memperbaikinya:

  • Gunakan gambar/video yang lebih menarik.
  • Perbaiki copywriting agar lebih jelas dan persuasif.
  • Gunakan CTA (call-to-action) yang kuat.
  • Pastikan landing page cepat, tidak lemot, responsif, dan tidak error.
  • Buat beberapa variasi iklan (A/B testing).

8. Targeting atau Copywriting Mengandung Elemen yang Dilarang

Beberapa kategori sangat sensitif dan menyebabkan iklan dibatasi atau ditolak, seperti:

  • klaim kesehatan berlebihan
  • menyebut karakteristik pribadi
  • klaim finansial yang tidak realistis
  • konten dewasa
  • tema politik tertentu

Jika iklan ditolak karena pelanggaran ini, impression tidak akan berjalan.

Cara memperbaikinya:

  • Gunakan bahasa yang netral dan edukatif.
  • Hindari menyebut usia, ras, atau kondisi fisik audiens.
  • Jangan membuat klaim hasil pasti (“dijamin kurus 7 hari”).
  • Pahami kebijakan iklan platform yang Anda gunakan.

9. Pixel atau Conversion Tracking Bermasalah

Jika Anda menjalankan campaign dengan tujuan Purchase, Lead, atau Conversion, platform membutuhkan sinyal dari pixel atau tracking. Bila pixel error atau belum mengumpulkan cukup data, iklan bisa tidak tayang sama sekali.

Cara memperbaikinya:

  • Cek apakah pixel aktif (green).
  • Pastikan event sudah berjalan (PageView, AddToCart, Purchase).
  • Jika pixel belum matang, ganti sementara ke tujuan “Traffic” atau “Engagement”.

Baca Juga: Cara Mengoptimalkan Iklan dengan Teknik High-Converting Words

10. Akun Iklan Bermasalah (Soft Ban atau Account Restriction)

Kadang iklan tidak tayang karena akun Anda memiliki reputasi rendah atau sempat melanggar kebijakan.

Tanda-tandanya:

  • iklan ditolak berulang-ulang
  • akun sering terkena pembatasan
  • iklan tidak ditayangkan meski semua pengaturan benar

Cara memperbaikinya:

  • Cek Account Quality Center.
  • Ajukan banding jika ada pembatasan.
  • Gunakan Business Manager untuk stabilitas lebih baik.

Kesimpulan: Fokus pada 5 Poin Utama

Iklan yang tidak mendapatkan impression biasanya disebabkan oleh lima hal penting:

  1. Status iklan tidak aktif atau ditolak
  2. Budget terlalu rendah
  3. Targeting audiens terlalu sempit
  4. Penempatan dan jadwal terlalu terbatas
  5. Kualitas iklan rendah atau kalah bidding

Dengan memperbaiki lima hal ini terlebih dahulu, 80% masalah impression biasanya langsung teratasi.

Saran terbaik: lakukan pengecekan dari yang paling sederhana (status iklan dan jadwal) hingga yang lebih teknis (pixel dan kualitas iklan). Dengan pendekatan sistematis, iklan Anda akan mulai mendapatkan impression dalam waktu singkat.

Tags: , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan