Iklans

11 Jan
Panduan
2 views
0 Comments

Panduan Mengoptimalkan Iklan TikTok untuk UMKM

#Iklans – #Panduan Mengoptimalkan #Iklan TikTok untuk #UMKM – Di era #digital saat ini, cara memasarkan produk telah berubah secara drastis. Jika dulu promosi identik dengan spanduk, brosur, atau #iklan di televisi yang mahal, kini pelaku UMKM bisa memasarkan produknya hanya dengan modal smartphone dan koneksi internet. Salah satu platform yang paling kuat dan sedang naik daun adalah #TikTok.

TikTok bukan lagi sekadar aplikasi hiburan. Dengan jutaan pengguna aktif setiap hari di Indonesia, TikTok telah berkembang menjadi platform pemasaran yang sangat potensial, bahkan mampu membantu banyak UMKM meningkatkan penjualan secara signifikan. Namun, tidak sedikit pelaku usaha yang mengeluh karena sudah beriklan di TikTok, tetapi hasilnya belum sesuai harapan: iklan sudah tayang, biaya sudah keluar, tapi penjualan masih sepi.

Baca Juga: Langkah Membuat Brand Message Framework untuk Bisnis

Masalahnya biasanya bukan pada produknya, melainkan pada strategi iklan yang kurang tepat. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara lengkap dan praktis panduan mengoptimalkan iklan TikTok untuk UMKM, agar budget iklan tidak terbuang sia-sia dan benar-benar menghasilkan.

Panduan Mengoptimalkan Iklan TikTok untuk UMKM

Mengapa TikTok Sangat Cocok untuk UMKM?

Sebelum masuk ke strategi teknis, kita perlu memahami mengapa TikTok menjadi platform yang sangat potensial bagi UMKM.

Pertama, jumlah pengguna TikTok sangat besar dan aktif. Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari untuk scrolling video di TikTok. Ini berarti peluang konten Anda dilihat orang sangat tinggi.

Kedua, algoritma TikTok cenderung adil. Akun kecil tetap punya peluang masuk FYP (For You Page) jika kontennya menarik. Berbeda dengan beberapa platform lain yang lebih menguntungkan akun besar.

Ketiga, gaya konten TikTok tidak menuntut produksi mahal. Video sederhana, bahkan hanya direkam dengan HP, justru sering terlihat lebih natural dan dipercaya oleh penonton.

Keempat, biaya iklan relatif fleksibel dan terjangkau. UMKM bisa mulai beriklan dengan budget kecil, lalu menaikkannya secara bertahap jika sudah menemukan iklan yang efektif.

Dengan semua kelebihan ini, TikTok menjadi senjata yang sangat kuat jika digunakan dengan strategi yang benar.


Kesalahan Umum UMKM Saat Beriklan di TikTok

Banyak UMKM gagal bukan karena produknya jelek, tetapi karena melakukan kesalahan berikut:

  • Membuat video yang terlalu “jualan” dan kaku seperti iklan TV

  • Tidak menentukan target market secara spesifik

  • Menganggap satu video saja sudah cukup untuk sukses

  • Tidak melakukan evaluasi dan testing

  • Mengarahkan iklan ke halaman yang tidak siap jualan

Perlu diingat bahwa TikTok adalah platform hiburan. Jika iklan Anda terasa seperti memaksa orang membeli, besar kemungkinan video tersebut akan langsung di-skip.


Langkah 1: Tentukan Tujuan Iklan dengan Jelas

Sebelum mulai beriklan, Anda harus tahu apa tujuan utama iklan tersebut. Beberapa tujuan umum iklan TikTok antara lain:

  • Meningkatkan penjualan

  • Mengarahkan traffic ke WhatsApp, toko, atau website

  • Meningkatkan jumlah followers

  • Membangun brand awareness

Di TikTok Ads Manager, tujuan ini disebut sebagai objective campaign, seperti Video Views, Traffic, atau Conversions.

Untuk UMKM yang masih pemula, sebaiknya jangan langsung fokus ke penjualan. Mulailah dari Video Views atau Traffic untuk mengumpulkan data dan melihat respon pasar. Setelah itu, barulah naikkan level ke iklan penjualan.


Langkah 2: Tentukan Target Market Secara Spesifik

Salah satu kesalahan terbesar adalah menargetkan “semua orang”. Padahal, semakin spesifik target Anda, semakin efektif dan murah iklannya.

Coba jawab pertanyaan berikut:

  • Produk ini untuk siapa?

  • Umurnya berapa?

  • Laki-laki atau perempuan?

  • Tinggal di daerah mana?

  • Minatnya apa?

Contoh: Jika Anda menjual tas wanita, maka targetnya bisa perempuan usia 18–40 tahun yang tertarik dengan fashion dan belanja online.

Menargetkan orang yang tepat jauh lebih penting daripada menjangkau orang sebanyak-banyaknya.

Baca Juga: Cara Membuat Dashboard Monitoring Iklan Tanpa Software Mahal

Langkah 3: Gunakan Konten Gaya TikTok, Bukan Gaya Iklan

Ini adalah kunci utama keberhasilan iklan di TikTok.

❌ Jangan membuat video yang:

  • Terlalu formal

  • Isinya hanya pamer produk dan harga

  • Terasa seperti iklan konvensional

✅ Buatlah video yang:

  • Bercerita (storytelling)

  • Edukatif atau menghibur

  • Relate dengan masalah sehari-hari

  • Terlihat seperti konten FYP biasa

Contohnya:

  • “Aku nyesel baru tau produk ini dari dulu…”

  • “Ternyata ini penyebab jualanku sepi selama ini…”

  • “3 kesalahan UMKM yang bikin rugi terus…”

Produk Anda cukup dijadikan solusi dari masalah yang dibahas.


Langkah 4: Maksimalkan 3 Detik Pertama Video

Di TikTok, 3 detik pertama menentukan apakah orang lanjut menonton atau langsung skip.

Gunakan:

  • Kalimat yang bikin penasaran

  • Pertanyaan yang menusuk masalah penonton

  • Pernyataan yang mengejutkan atau kontroversial

Contoh:

  • “Banyak UMKM bangkrut bukan karena produknya jelek…”

  • “Kalau kamu masih jualan kayak gini, siap-siap kalah saing…”


Langkah 5: Lakukan Testing, Jangan Hanya Andalkan Satu Iklan

Jangan berharap satu video langsung berhasil.

Strategi yang benar:

  • Buat 3–5 versi video iklan

  • Coba beberapa jenis opening

  • Coba beberapa target market

  • Bandingkan performanya

Matikan iklan yang jelek, dan fokuskan budget ke iklan yang performanya bagus. Inilah yang disebut dengan proses optimasi.


Langkah 6: Pastikan Halaman Tujuan Siap Jualan

Percuma iklan bagus kalau:

  • Chat lama dibalas

  • Penjelasan produk tidak jelas

  • Tidak ada testimoni

  • Cara belinya ribet

Pastikan:

  • Respon cepat

  • Deskripsi produk jelas dan meyakinkan

  • Ada bukti sosial (testimoni)

  • Proses order mudah


Langkah 7: Atur Budget Secara Bertahap dan Aman

Jangan langsung habiskan banyak uang.

Mulai dari:

  • Rp30.000 – Rp100.000 per hari

  • Evaluasi setelah 2–3 hari

  • Jika ada iklan yang bagus, naikkan budget perlahan

Ingat: tujuan awal adalah mencari iklan yang menang, bukan langsung untung besar.

Baca Juga: Panduan Mengukur Kualitas Audiens dengan Tools Digital: Rahasia Iklan yang Benar-Benar Menghasilkan

Kesimpulan

TikTok Ads adalah peluang besar bagi UMKM untuk berkembang lebih cepat, bahkan dengan modal terbatas. Namun, kunci keberhasilannya bukan pada besar kecilnya budget, melainkan pada:

  • Kualitas konten

  • Ketepatan target market

  • Konsistensi testing dan evaluasi

Ingat prinsip ini:

Jangan beriklan seperti penjual, tapi seperti kreator.

Jika Anda konsisten membangun konten yang menarik dan terus mengoptimalkan iklan, TikTok bisa menjadi mesin penjualan paling kuat untuk bisnis UMKM Anda.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan