Cara Optimasi Iklan Shopee & Tokopedia Agar Produk Naik di Pencarian
#Iklans – Cara #Optimasi Iklan #Shopee & #Tokopedia Agar Produk Naik di Pencarian – Dalam dunia #e-commerce yang semakin kompetitif, berjualan di #marketplace besar seperti Shopee dan Tokopedia sudah bukan hal baru lagi. Kedua #platform ini menjadi tempat favorit masyarakat Indonesia untuk berbelanja, karena menawarkan berbagai pilihan #produk, harga bersaing, dan kemudahan transaksi. Namun, di balik #peluang besar tersebut, persaingan antar-penjual juga sangat ketat. Ribuan bahkan jutaan produk diunggah setiap hari, sehingga hanya mengandalkan upload produk saja tidak cukup untuk menjamin penjualan.
Salah satu cara paling efektif agar produk lebih terlihat oleh calon pembeli adalah dengan menggunakan iklan berbayar yang disediakan Shopee maupun Tokopedia. Meski demikian, banyak penjual merasa iklan hanya menghabiskan anggaran tanpa hasil maksimal. Padahal, kuncinya bukan sekadar memasang iklan, tetapi bagaimana mengoptimalkan iklan agar produk bisa tampil di posisi atas pencarian sekaligus menarik klik dari pembeli potensial.
Artikel ini akan membahas langkah-langkah praktis cara optimasi iklan Shopee dan Tokopedia agar produk Anda memiliki peluang lebih besar untuk naik di pencarian.
Baca Juga: Panduan Retargeting dengan Pixel di Website

1. Memahami Algoritma Pencarian Marketplace
Baik Shopee maupun Tokopedia menggunakan algoritma khusus untuk menentukan urutan produk di hasil pencarian. Algoritma ini mirip dengan mesin pencari seperti Google, di mana relevansi menjadi faktor penting. Beberapa indikator yang memengaruhi peringkat produk antara lain:
- Kesesuaian kata kunci dengan pencarian pembeli.
- Performa toko, meliputi rating, kecepatan pengiriman, dan tingkat respons chat.
- Kualitas produk, dilihat dari review dan penjualan sebelumnya.
- Kinerja iklan, termasuk jumlah klik, CTR (Click Through Rate), dan tingkat konversi.
Dengan memahami cara kerja algoritma, penjual dapat merancang strategi iklan yang selaras, bukan sekadar menebak-nebak.
2. Pemilihan Kata Kunci yang Tepat
Optimasi iklan selalu dimulai dari kata kunci. Kata kunci inilah yang akan menentukan apakah produk Anda muncul di pencarian yang relevan atau tidak. Beberapa tips memilih kata kunci:
- Lakukan riset menggunakan fitur rekomendasi kata kunci bawaan Shopee Ads maupun Tokopedia Ads.
- Manfaatkan long-tail keyword, yaitu kata kunci lebih spesifik seperti “sepatu lari pria ringan” dibanding hanya “sepatu lari”. Kata kunci panjang ini biasanya memiliki persaingan lebih rendah tetapi audiens lebih tertarget.
- Kombinasikan kata kunci populer dengan kata kunci niche. Dengan begitu, produk Anda tetap mendapat impresi besar namun tetap relevan.
3. Optimasi Judul dan Deskripsi Produk
Iklan akan bekerja maksimal jika produk memiliki judul dan deskripsi yang teroptimasi. Judul harus mengandung kata kunci utama, singkat, tetapi tetap jelas. Misalnya: “Sepatu Lari Pria Ringan – Nyaman Dipakai Harian & Olahraga”.
Deskripsi produk juga tidak boleh asal. Tulislah secara padat, menjelaskan keunggulan produk, spesifikasi, serta manfaat bagi pembeli. Sertakan kata kunci turunan secara natural, bukan sekadar menjejalkan kata. Deskripsi yang jelas tidak hanya membantu iklan lebih relevan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan calon pembeli.
4. Gunakan Foto dan Video Berkualitas
Dalam belanja online, visual adalah segalanya. Sebagus apa pun iklan Anda, jika gambar produk tidak menarik, calon pembeli tidak akan mengklik. Karena itu:
- Gunakan foto dengan resolusi tinggi dan pencahayaan yang baik.
- Pastikan latar belakang bersih dan produk terlihat jelas dari berbagai sudut.
- Sertakan foto detail dan variasi (warna, ukuran).
- Jika memungkinkan, tambahkan video pendek untuk memberikan gambaran nyata penggunaan produk.
Foto dan video yang profesional akan meningkatkan CTR iklan dan peluang produk naik di pencarian.
Baca Juga: Cara Membuat Video Iklan dengan AI (Tanpa Perlu Kamera Mahal)
5. Atur Bidding dengan Cerdas
Sistem iklan di Shopee dan Tokopedia menggunakan model lelang atau bidding. Semakin tinggi bid yang Anda pasang, semakin besar peluang produk muncul di posisi atas. Namun, bukan berarti selalu harus memasang bid tinggi.
Strateginya adalah:
- Mulai dengan bidding kompetitif untuk mendapatkan impresi awal.
- Pantau performa harian, lalu turunkan atau naikkan bid sesuai hasil.
- Fokuskan bid lebih tinggi pada jam-jam ramai (prime time), misalnya saat jam istirahat siang atau malam hari.
- Jangan boros pada kata kunci yang tidak menghasilkan penjualan meski klik tinggi.
6. Manfaatkan Fitur Targeting
Agar iklan lebih tepat sasaran, gunakan fitur targeting yang tersedia:
- Target lokasi, untuk produk yang hanya relevan di wilayah tertentu.
- Target demografi seperti usia dan jenis kelamin, jika produk memang ditujukan untuk kelompok spesifik.
- Retargeting, yakni menampilkan iklan kepada orang yang sudah pernah melihat produk Anda tetapi belum membeli.
Dengan targeting, iklan akan lebih efisien karena tampil pada audiens yang benar-benar potensial.
7. Lakukan Evaluasi dan Optimasi Rutin
Iklan bukan strategi sekali pasang lalu dibiarkan. Evaluasi rutin wajib dilakukan untuk memastikan efektivitas. Beberapa metrik yang perlu diperhatikan:
- CTR (Click Through Rate) → Apakah iklan cukup menarik perhatian?
- Conversion Rate → Apakah klik benar-benar menghasilkan penjualan?
- ACOS (Advertising Cost of Sales) → Apakah biaya iklan sebanding dengan omzet yang didapat?
Jika CTR rendah, perbaiki judul atau gambar produk. Jika conversion rendah, cek harga dan deskripsi. Dengan evaluasi rutin, biaya iklan dapat lebih efisien sekaligus menghasilkan penjualan lebih konsisten.
8. Tingkatkan Reputasi Toko dan Produk
Perlu diingat, iklan hanyalah pintu masuk. Keputusan akhir tetap bergantung pada kualitas toko dan produk. Maka, pastikan Anda juga:
- Menjaga rating tinggi dengan pelayanan cepat dan produk sesuai deskripsi.
- Memberikan promo menarik seperti gratis ongkir atau voucher diskon.
- Aktif membalas chat untuk meningkatkan performa toko.
- Mengelola stok dan pengiriman agar tidak mengecewakan pembeli.
Produk dengan reputasi bagus akan lebih diprioritaskan oleh algoritma, sehingga iklan pun lebih efektif.
Baca Juga: Step-by-Step Membuat Iklan Facebook Ads untuk Pemula
Kesimpulan
Mengoptimalkan iklan di Shopee dan Tokopedia bukan hanya soal mengeluarkan anggaran, melainkan bagaimana mengelola strategi dengan tepat. Dimulai dari riset kata kunci, optimasi judul dan deskripsi, penggunaan foto/video berkualitas, bidding yang bijak, hingga evaluasi rutin, semuanya berkontribusi untuk membuat produk lebih terlihat.
Namun, jangan lupakan faktor pendukung lain seperti reputasi toko, pelayanan pelanggan, serta kualitas produk itu sendiri. Iklan hanya akan efektif jika didukung oleh pondasi toko yang kuat. Dengan strategi menyeluruh dan konsistensi, produk Anda akan lebih mudah naik di pencarian dan peluang penjualan pun meningkat pesat.

