#Iklans - #Trik Menulis #Iklan Berdasarkan Tipe Kepribadian Konsumen (#DISC & #MBTI) - Dalam dunia #pemasaran digital yang semakin kompetitif, menulis iklan bukan hanya soal kata-kata yang menarik. Iklan yang efektif adalah yang mampu berbicara langsung ke hati dan pola pikir calon konsumen.
Di sinilah pemahaman tentang #psikologi kepribadian berperan besar. Dua model yang paling populer untuk memahami karakter audiens adalah DISC dan MBTI (Myers-Briggs Type Indicator).
Dengan memahami kedua model ini, seorang #copywriter dapat menyusun pesan yang lebih personal, relevan, dan mampu memengaruhi keputusan pembelian secara lebih halus namun kuat.
Baca Juga: Shoppable AR Filters: Masa Depan Belanja Digital di Instagram dan TikTok

Setiap orang memproses informasi dengan cara yang berbeda. Ada yang menyukai pesan langsung dan tegas, ada yang lebih responsif terhadap sentuhan emosional, sementara sebagian lain membutuhkan data dan bukti sebelum percaya.
Jika Anda menyusun iklan tanpa mempertimbangkan perbedaan ini, pesan yang Anda buat bisa saja tidak menyentuh kebutuhan batin audiens yang sesungguhnya.
Dengan memahami kepribadian konsumen, seorang penulis iklan dapat:
Pendekatan ini menjadikan iklan bukan sekadar alat promosi, melainkan komunikasi yang terasa lebih manusiawi.
Model DISC membagi kepribadian manusia menjadi empat tipe utama: Dominance (D), Influence (I), Steadiness (S), dan Conscientiousness (C).
Setiap tipe memiliki gaya berpikir, cara memproses pesan, dan nilai-nilai yang berbeda. Berikut panduan menulis iklan berdasarkan masing-masing tipe:
Tips: Gunakan kata-kata seperti kuasai, cepat, efisien, hasil nyata, unggul.
Hindari kalimat yang terlalu panjang atau bersifat emosional berlebihan.
Tips: Gunakan kata seperti ceria, seru, populer, percaya diri, inspiratif.
Tipe ini merespons baik pada iklan yang mengandung elemen sosial atau tren.
Baca Juga: Predictive Marketing: Bagaimana AI Memprediksi Perilaku Konsumen Sebelum Mereka Membeli
Tips: Gunakan kata seperti aman, nyaman, terpercaya, keluarga, setia.
Jangan gunakan nada terlalu agresif, karena tipe ini menghindari tekanan.
Tips: Gunakan kata seperti terbukti, efisien, presisi, data, kualitas tinggi.
Tipe ini menghargai keakuratan dan kredibilitas lebih dari sekadar emosi.
Berbeda dari DISC yang lebih sederhana, MBTI membagi kepribadian menjadi 16 tipe berdasarkan empat dimensi utama:
Ekstrovert (E) – Introvert (I), Sensing (S) – Intuitive (N), Thinking (T) – Feeling (F), Judging (J) – Perceiving (P).
Mengetahui kombinasi dari empat dimensi ini membantu Anda menulis iklan yang sesuai dengan preferensi berpikir dan gaya hidup audiens.
Pendekatan terbaik adalah mengombinasikan keduanya agar iklan Anda benar-benar personal. Misalnya:
Dengan riset audiens yang baik — melalui survei, persona buyer, atau analisis perilaku digital — Anda dapat memahami kecenderungan kepribadian target pasar secara lebih akurat.
Baca Juga: Blockchain Ads: Iklan Transparan dengan Teknologi Blockchain untuk Anti-Fraud
Menulis iklan yang efektif bukan sekadar bermain dengan kata manis atau visual menarik.
Kunci keberhasilannya terletak pada kemampuan memahami siapa yang membaca iklan tersebut. Dengan menerapkan model DISC dan MBTI, Anda dapat menyusun pesan yang berbicara langsung kepada pola pikir dan kebutuhan emosional audiens.
Iklan yang dirancang berdasarkan tipe kepribadian akan:
Dengan kata lain, ketika Anda memahami manusia di balik pasar, setiap kalimat iklan Anda tidak lagi sekadar promosi — melainkan komunikasi yang menyentuh dan bermakna.