Iklans

03 Okt
Periklanan
views
0 Comments

Mengenal Share of Search sebagai Indikator Kekuatan Brand

Iklans – Mengenal #Share of Search sebagai Indikator Kekuatan #Brand – Dalam dunia #pemasaran digital, perusahaan membutuhkan berbagai indikator untuk mengetahui seberapa kuat sebuah brand di tengah persaingan. Salah satu indikator yang dapat digunakan adalah Share of Search (#SoS).

Share of Search mengacu pada seberapa besar porsi pencarian yang diterima oleh suatu brand dibandingkan dengan total pencarian terhadap brand-brand lain dalam kategori yang sama. Sederhananya, metrik ini dapat membantu menunjukkan seberapa sering sebuah brand menjadi perhatian konsumen ketika mereka melakukan pencarian di internet.

Baca Juga: Apa Itu Share of Voice dalam Periklanan dan Mengapa Penting?

Berbeda dengan jumlah penjualan atau pendapatan yang secara langsung mengukur hasil bisnis, Share of Search lebih banyak digunakan untuk melihat tingkat perhatian dan minat pencarian terhadap sebuah brand.

Mengenal Share of Search sebagai Indikator Kekuatan Brand

Apa Itu Share of Search?

Share of Search adalah persentase jumlah pencarian terhadap suatu brand dibandingkan dengan keseluruhan pencarian brand dalam kategori tertentu.

Sebagai contoh, terdapat tiga brand smartphone yang sering dicari konsumen, yaitu Brand A, Brand B, dan Brand C. Dalam periode tertentu, total pencarian ketiga brand tersebut mencapai 100.000 pencarian.

Jika Brand A mendapatkan 40.000 pencarian, maka:

Share of Search Brand A = 40.000 ÷ 100.000 × 100% = 40%

Artinya, Brand A memiliki porsi sebesar 40% dari seluruh pencarian brand yang dianalisis dalam kategori tersebut.

Angka ini tidak secara otomatis berarti Brand A memiliki 40% pangsa pasar. Share of Search dan market share merupakan dua hal yang berbeda. Namun, Share of Search dapat memberikan gambaran mengenai seberapa besar perhatian yang diberikan konsumen kepada suatu brand dibandingkan dengan kompetitornya.

Mengapa Share of Search Penting?

Konsumen saat ini sering menggunakan mesin pencari untuk mencari informasi sebelum mengambil keputusan. Mereka dapat mencari nama produk, membandingkan merek, membaca ulasan, mencari harga, atau menemukan tempat untuk membeli produk.

Karena itu, peningkatan pencarian terhadap sebuah brand dapat menjadi salah satu sinyal bahwa brand tersebut semakin banyak diperhatikan.

Bagi pengiklan dan pemasar, informasi tersebut dapat digunakan untuk memahami beberapa hal, seperti:

  • Seberapa sering brand dicari dibandingkan kompetitor.
  • Apakah perhatian terhadap brand sedang meningkat atau menurun.
  • Bagaimana respons pencarian setelah kampanye iklan dilakukan.
  • Brand mana yang paling banyak mendapatkan perhatian dalam suatu kategori.
  • Apakah aktivitas pemasaran berpotensi meningkatkan perhatian terhadap brand.

Share of Search juga menarik karena data pencarian dapat memberikan gambaran mengenai perilaku konsumen yang sedang mencari informasi secara aktif.

Hubungan Share of Search dengan Kekuatan Brand

Brand yang kuat biasanya memiliki tingkat pengenalan dan perhatian yang tinggi. Konsumen tidak hanya mengenal produk tersebut, tetapi juga dapat secara aktif mencari informasi mengenai brand.

Misalnya, sebuah perusahaan meluncurkan kampanye iklan besar-besaran. Sebelum kampanye, nama brand tersebut memiliki jumlah pencarian yang relatif rendah. Setelah kampanye berlangsung, pencarian terhadap brand meningkat secara signifikan.

Kenaikan tersebut dapat menjadi salah satu indikator bahwa kampanye berhasil meningkatkan perhatian terhadap brand.

Namun, perlu diingat bahwa pencarian bukan satu-satunya ukuran kekuatan brand. Konsumen dapat mencari suatu brand karena berbagai alasan, termasuk adanya kontroversi, berita negatif, promosi, atau tren tertentu.

Karena itu, Share of Search sebaiknya digunakan bersama indikator lainnya.

Cara Menghitung Share of Search

Secara sederhana, rumus Share of Search adalah:

Share of Search = Jumlah pencarian brand ÷ Total pencarian seluruh brand dalam kategori × 100%

Sebagai contoh:

BrandJumlah Pencarian
Brand A50.000
Brand B30.000
Brand C20.000
Total100.000

Maka Share of Search masing-masing brand adalah:

  • Brand A = 50%
  • Brand B = 30%
  • Brand C = 20%

Dari data tersebut, Brand A mendapatkan porsi pencarian terbesar dalam periode dan kategori yang dianalisis.

Akan tetapi, hasil tersebut hanya berlaku berdasarkan kata kunci, periode, wilayah, dan kategori yang digunakan dalam analisis.

Baca Juga: Mengubah Satu Artikel Menjadi Banyak Konten Digital

Share of Search vs Market Share

Salah satu kesalahan yang perlu dihindari adalah menganggap Share of Search sama dengan market share.

Market share menunjukkan porsi penjualan atau pendapatan sebuah perusahaan dibandingkan dengan keseluruhan pasar.

Sementara itu, Share of Search menunjukkan porsi pencarian sebuah brand dibandingkan dengan pencarian brand lain dalam kategori tertentu.

Contohnya, sebuah brand dapat memiliki Share of Search yang tinggi tetapi market share yang lebih rendah. Hal tersebut dapat terjadi ketika banyak orang mencari brand tersebut, tetapi pencarian tersebut belum menghasilkan pembelian dalam jumlah yang sebanding.

Sebaliknya, brand dengan market share tinggi belum tentu selalu memiliki Share of Search tertinggi.

Oleh karena itu, kedua metrik tersebut sebaiknya tidak dipertukarkan.

Share of Search untuk Mengevaluasi Kampanye Iklan

Share of Search dapat digunakan sebagai salah satu indikator tambahan ketika mengevaluasi kampanye iklan.

Misalnya, sebuah brand menjalankan kampanye selama satu bulan. Tim pemasaran dapat membandingkan data pencarian sebelum, selama, dan setelah kampanye.

Contohnya:

Sebelum kampanye: 20.000 pencarian
Saat kampanye: 28.000 pencarian
Setelah kampanye: 25.000 pencarian

Kenaikan tersebut dapat menunjukkan adanya peningkatan perhatian terhadap brand selama periode kampanye.

Namun, analisis tidak boleh berhenti pada angka tersebut. Tim pemasaran juga perlu melihat apakah terdapat faktor lain yang dapat menyebabkan peningkatan pencarian, seperti peluncuran produk baru, pemberitaan media, promosi, tren media sosial, atau aktivitas kompetitor.

Menggunakan Share of Search untuk Membandingkan Kompetitor

Salah satu manfaat lain dari Share of Search adalah membantu melihat posisi perhatian sebuah brand dibandingkan dengan kompetitor.

Perusahaan dapat membuat pemantauan secara berkala untuk mengetahui perubahan pencarian dari beberapa brand dalam kategori yang sama.

Misalnya:

PeriodeBrand ABrand BBrand C
Januari45%35%20%
Februari43%37%20%
Maret40%39%21%

Data tersebut menunjukkan bahwa porsi pencarian Brand A mengalami penurunan sementara Brand B mengalami peningkatan.

Informasi seperti ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi tim pemasaran. Perusahaan kemudian dapat mencari tahu apakah perubahan tersebut berkaitan dengan aktivitas iklan, peluncuran produk, strategi kompetitor, atau faktor lain.

Share of Search Tidak Hanya Dilihat dari Nama Brand

Analisis Share of Search dapat dibuat lebih mendalam dengan membedakan jenis pencarian.

Misalnya, perusahaan tidak hanya memantau pencarian:

“Brand A”

tetapi juga kata kunci seperti:

  • “produk Brand A”
  • “Brand A harga”
  • “Brand A review”
  • “Brand A vs Brand B”
  • “Brand A terbaik”
  • “Brand A resmi”

Pencarian tersebut dapat memberikan konteks yang berbeda.

Pencarian nama brand dapat menunjukkan perhatian terhadap brand secara umum, sedangkan pencarian seperti “harga” atau “review” dapat menunjukkan konsumen sedang mencari informasi lebih spesifik.

Dengan mengelompokkan kata kunci, perusahaan dapat memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai bagaimana konsumen mencari informasi tentang brand.

Bagaimana Cara Mendapatkan Data Share of Search?

Salah satu sumber data yang dapat digunakan adalah data dari mesin pencari.

Untuk analisis sederhana, pemasar dapat menggunakan berbagai alat analisis kata kunci dan tren pencarian untuk membandingkan popularitas pencarian beberapa brand.

Data tersebut kemudian dapat dikumpulkan berdasarkan:

  • Nama brand.
  • Kata kunci terkait.
  • Periode waktu.
  • Negara atau wilayah.
  • Kategori produk.
  • Kompetitor yang ingin dibandingkan.

Untuk analisis yang lebih serius, perusahaan juga dapat menggunakan data dari platform analitik dan riset pasar yang menyediakan data pencarian secara lebih terstruktur.

Hal yang penting adalah menggunakan metode pengukuran yang konsisten. Jika metode pencarian berubah setiap bulan, hasil perbandingan dapat menjadi kurang akurat.

Faktor yang Dapat Memengaruhi Share of Search

Share of Search dapat berubah karena berbagai faktor. Tidak semuanya berasal dari aktivitas iklan.

Beberapa faktor yang dapat memengaruhinya antara lain:

1. Kampanye Iklan

Iklan televisi, digital advertising, media sosial, influencer marketing, dan bentuk promosi lainnya dapat meningkatkan kesadaran terhadap brand dan mendorong pencarian.

2. Peluncuran Produk

Produk baru sering mendapatkan perhatian konsumen sehingga pencarian terhadap brand dapat meningkat.

3. Promosi

Diskon, program cashback, atau penawaran khusus dapat mendorong konsumen mencari informasi lebih lanjut.

4. Berita dan Publisitas

Pemberitaan mengenai sebuah perusahaan atau produk dapat menyebabkan lonjakan pencarian, baik pemberitaan positif maupun negatif.

5. Aktivitas Kompetitor

Kampanye besar yang dilakukan kompetitor juga dapat mengubah pola pencarian dalam suatu kategori.

6. Tren dan Musiman

Produk tertentu memiliki pola pencarian yang dipengaruhi musim atau momen tertentu. Contohnya adalah produk yang berkaitan dengan Ramadan, liburan, sekolah, atau akhir tahun.

Keterbatasan Share of Search

Meskipun bermanfaat, Share of Search tidak boleh dianggap sebagai indikator tunggal untuk menentukan kekuatan sebuah brand.

Ada beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan.

Pertama, pencarian tidak selalu berarti pembelian. Seseorang dapat mencari sebuah brand karena sekadar ingin mengetahui informasi atau membandingkannya dengan kompetitor.

Kedua, pencarian dapat dipengaruhi oleh berita dan kejadian tertentu. Lonjakan pencarian tidak selalu berarti peningkatan minat membeli.

Ketiga, hasil dapat berbeda berdasarkan wilayah dan periode yang digunakan.

Keempat, pemilihan kata kunci sangat menentukan hasil analisis. Jika hanya memasukkan beberapa kata kunci tertentu, gambaran Share of Search yang diperoleh mungkin tidak mewakili keseluruhan pasar.

Karena itu, Share of Search lebih tepat diperlakukan sebagai salah satu indikator dalam analisis brand, bukan sebagai ukuran tunggal.

Menggabungkan Share of Search dengan Metrik Lain

Agar analisis lebih lengkap, Share of Search dapat dikombinasikan dengan metrik pemasaran lainnya.

Beberapa metrik yang dapat digunakan antara lain:

  • Market Share, untuk melihat porsi penjualan atau pasar.
  • Share of Voice, untuk melihat porsi eksposur atau percakapan iklan.
  • Brand Awareness, untuk mengetahui tingkat pengenalan brand.
  • Website Traffic, untuk melihat kunjungan ke situs.
  • Conversion Rate, untuk mengetahui seberapa banyak pengunjung melakukan tindakan yang diinginkan.
  • Customer Acquisition Cost, untuk melihat biaya mendapatkan pelanggan.
  • Sales, untuk mengukur hasil bisnis secara langsung.

Dengan menggabungkan berbagai data tersebut, perusahaan dapat melihat hubungan antara perhatian konsumen, aktivitas pemasaran, dan hasil bisnis.

Contoh Penerapan dalam Strategi Iklan

Misalnya sebuah brand minuman ingin meningkatkan pengenalan produknya.

Perusahaan menjalankan kampanye iklan digital selama tiga bulan. Sebelum kampanye, Share of Search brand berada di angka 10%. Pada bulan kedua meningkat menjadi 14%, kemudian menjadi 17%.

Perusahaan dapat menggunakan perubahan tersebut sebagai salah satu bahan evaluasi kampanye.

Namun, perusahaan juga perlu melihat apakah peningkatan pencarian tersebut diikuti dengan peningkatan:

  • kunjungan website,
  • pencarian produk,
  • interaksi dengan iklan,
  • jumlah calon pelanggan,
  • penjualan,
  • dan tingkat pembelian ulang.

Jika Share of Search meningkat tetapi penjualan tidak mengalami perubahan berarti, perusahaan perlu melakukan analisis lebih lanjut. Bisa saja kampanye berhasil menciptakan perhatian, tetapi belum berhasil mendorong konsumen menuju pembelian.

Hal ini menunjukkan pentingnya membedakan brand attention dengan business outcome.

Baca Juga: Cara Menemukan Konten Lama yang Layak Diperbarui

Kesimpulan

Share of Search merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk memahami tingkat perhatian konsumen terhadap sebuah brand dibandingkan dengan kompetitornya.

Metrik ini berguna untuk memantau perubahan pencarian, mengevaluasi dampak kampanye, melihat pergerakan kompetitor, dan menemukan perubahan minat konsumen.

Namun, Share of Search bukanlah pengganti market share atau indikator penjualan. Tingginya pencarian tidak otomatis berarti tingginya pembelian.

Karena itu, penggunaan Share of Search akan lebih bermanfaat jika dilakukan secara konsisten dan dikombinasikan dengan data lain seperti market share, brand awareness, traffic, conversion, dan penjualan.

Bagi perusahaan dan pengiklan, memahami Share of Search dapat membantu melihat apakah sebuah brand semakin sering muncul dalam perhatian konsumen dan bagaimana posisi perhatian tersebut berubah dari waktu ke waktu.

Tags: , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan